Tag Archives: hati

Bulan Separuh

Kebahagiaanku tidak pulang lagi hari ini. Entah sudah keberapa hari. Kamarku kosong. Dinding-dindingnya, yang tanpa lukisan maupun foto kenangan, mencoba mewarnai ketiadaan.

Aku memandangi gambar hati. Satu yang tinggal, menemani. Berwarna sebiru kesedihanmu. Semerah kepedihanku. Sehitam ketidaktahuan kita. Seputih perasaan-perasaan yang tidak bisa dijelaskan. Seterang kenangan. Segelap harapan.

Kesepian akan mengukuhkan diri dengan caranya sendiri. Kenangan akan menemukan cara untuk kembali. Lalu cinta akan menelan kebiasaan-kebiasaan, melukai perasaan-perasaan. Ingatkan aku untuk berterima kasih padamu tentang hal-hal ini.

Semoga kau lihat bulan malam ini. Separuh. Rapuh. Mengingatkanku pada sandal tua ibuku yang dibiarkan di depan pintu. Dan hatiku.

Jumat, 30 April 2016
*habis nonton AADC + lihat bulan separuh yang keren banget*


Surat kepada Hati

Dear hati,

Sudah seberapa jauh kamu tersesat dari dirimu sendiri? Mungkin sekejap kamu merasa aman dengan berlari, tapi sampai kapan? Bahkan kini kamu telah tersesat dan asing dengan dirimu sendiri.

Melarikan diri dengan melakukan kesibukan-kesibukan tanpa henti ternyata tidak bisa mengobati. Kamu sadar kan, sekarang?

Tidak ada waktu lagi.

Sekarang saatnya kamu kembali. Tubuh yang kau tinggalkan hanya tinggal onggokan. Berjalan ke sana ke mari tanpa kesenangan. Ah, bahkan tanpa perasaan.

Kau sendiri, melayang tak pasti. Cuma bisa bertemu harapan dan kebahagiaan yang sekadar imaji.

Jadi sampai kapan kamu mau berlari?


numpang berteduh

permisi?
boleh saya numpang berteduh?
tadi aku lihat hatimu bercahaya dari jauh.
maaf kalau mengganggu