Bulan Separuh

Kebahagiaanku tidak pulang lagi hari ini. Entah sudah keberapa hari. Kamarku kosong. Dinding-dindingnya, yang tanpa lukisan maupun foto kenangan, mencoba mewarnai ketiadaan.

Aku memandangi gambar hati. Satu yang tinggal, menemani. Berwarna sebiru kesedihanmu. Semerah kepedihanku. Sehitam ketidaktahuan kita. Seputih perasaan-perasaan yang tidak bisa dijelaskan. Seterang kenangan. Segelap harapan.

Kesepian akan mengukuhkan diri dengan caranya sendiri. Kenangan akan menemukan cara untuk kembali. Lalu cinta akan menelan kebiasaan-kebiasaan, melukai perasaan-perasaan. Ingatkan aku untuk berterima kasih padamu tentang hal-hal ini.

Semoga kau lihat bulan malam ini. Separuh. Rapuh. Mengingatkanku pada sandal tua ibuku yang dibiarkan di depan pintu. Dan hatiku.

Jumat, 30 April 2016
*habis nonton AADC + lihat bulan separuh yang keren banget*

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: