Mencintai Laut

Aku lupa menuruti nasihat seorang penyair. Dalam puisinya, dia bilang supaya aku jatuh cinta pada langit.

Cintaku malah jatuh padamu. Laut. Yang sering berpura-pura menjadi langit. Namun lebih dalam dan suka mengelabui perihal segala di dalamnya. Hanya dengan mengingatmu, hatiku sudah basah.

Padahal gadis kecil di dalam aku tak pernah memilih pantai untuk mengisi liburan sekolahnya. Ibuku bilang aku lebih suka gunung dan kebun-kebun. Tapi aku juga melupakan gadis kecil itu, lupa kata-kata ibuku.

Cinta memang pekerjaan tak tahu diri. Datang tanpa kusadari, lalu tahu-tahu menarikku dalam-dalam ke dasar kamu.

Cinta, membuatku menenggelamkan diri.

Tangerang, 13 Maret 2016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: