ini petang, sayang

Semburat senja masih sama. Merah dan merona jingga. Dengan awan kelabu di tepi-tepinya. Ini petang, sayang. Dan aku mau pulang. Selayak matahari pulang ke rumahnya, di sisi barat sana.

Seharian aku bayangkan rumah. Hangat, lapang, penuh cinta. Hatimu. Lama kujelajahi waktu, seharian aku mengadu hidup, untuk selalu kembali padamu. Ini petang, sayang. Dan aku mau pulang.

Inilah aku. Petang ini, sampai di rumah. Hatimu yang selalu ramah. Tapi kali ini, kutemukan hatimu terkunci, berpalang. Tapi aku tak khawatir, sayang. Kunci hatimu selalu kupegang, kurekatkan di jantung agar tak hilang. Ini petang, sayang. Aku tak sabar untuk pulang.

Ternyata hatimu dipalang dengan kunci yang baru. Kunci yang kupegang tak lagi padu. Kupanggil-panggil namamu, tapi kau tak kunjung datang. Aku terbelenggu sedu, terbenam dalam pilu. Ini petang, sayang. Tapi aku tak bisa pulang. Hatimu kini berpalang.

Iklan

3 responses to “ini petang, sayang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: