cinta tersesat, tak bisa pulang

tadi di jalan pulang, aku bertemu cinta.  dia terlihat bingung. “aku tersesat,” jawabnya ketika kutanyakan ada apa. lalu dia terlihat semakin sedih dan menangis keras-keras. “aku mau pulang…,” isaknya.

sebenarnya aku hendak mengantar cinta pulang, tapi kuurungkan karena rumah cinta adalah kamu. aku terlalu takut bertemu kamu. aku takut nanti aku malah tersesat di dalam kamu. aku takut nanti malah aku yang tidak bisa pulang.

jadinya aku hanya menunjukkan jalannya saja pada cinta. tapi ternyata cinta sedang manja, dia tidak mau pulang sendiri. dia sampai merengek minta aku antarkan.

aku sempat kasihan, tidak tega membiarkan cinta yang sedang tersesat dan sedih untuk pulang sendirian. tapi aku juga masih sayang pada hatiku, yang tidak mau bertemu kamu. eh, kurasa dia mau, tapi tidak siap dengan perasaan-perasaan yang akan menyerbu begitu berhadapan denganmu.

akhirnya kuyakinkan cinta, bahwa dia pasti bisa pulang sendiri. banyak orang di luar sana yang sayang pada cinta, jadi kurasa ia akan baik-baik saja. aku pun memanggil taksi untuk mengantar cinta pulang.

lalu aku pulang ke rumahku sendirian.

Iklan

8 responses to “cinta tersesat, tak bisa pulang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: