hujan sedang sedih

“kamu tenang saja. aku selalu tahu kamu tak melulu badai,” aku menenangkannya.

“benarkah?” tanyanya. matanya membola. “tapi tetap saja aku membuat basah.”

“basah itu indah. aku rasa manusia akhir-akhir ini membutuhkan basah karena hati mereka semakin kering.”

kulihat hujan tersenyum, lalu tiba-tiba terasa gerimis.
“aku terharu,” katanya.

Iklan

5 responses to “hujan sedang sedih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: